KUMPULAN ARTIKEL ISLAM BERMANHAJ SALAF DARI MAJALAH ASYSYARIAH – bagian 3

BELAJAR TAJWID AL-QUR’AN

Apa itu Tajwid ?

Membaca Al-Quran Dengan Tajwid

Gambar

Dalam membaca Al-Quran agar dapat mempelajari, membaca dan memahami isi dan makna dari tiap ayat Al-Quran yang kita baca, tentunya kita perlu mengenal, mempelajari ilmu tajwid yakni tanda-tanda baca dalam tiap huruf ayat Al-Quran. Guna tajwid ialah sebagai alat untuk mempermudah, mengetahui panjang pendek, melafazkan dan hukum dalam membaca Al-Quran.

Tajwīd (تجويد) secara harfiah mengandung arti melakukan sesuatu dengan elok dan indah atau bagus dan membaguskan, tajwid berasal dari kata ” Jawwada ” (جوّد-يجوّد-تجويدا) dalam bahasa Arab. Dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya. Jadi ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara melafazkan atau mengucapkan huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci Al-Quran maupun Hadist dan lainnya.

untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada data pdf berikut ini:

a. tajwid-2-tuntunan-tahsin-kaidah-tajwid

b.tajwid

c.HukumTajwid

d.Tajwid+2

e.pdf

f.Tajwid+2

silahkan bisa dipelajari lebih lanjut di rumah…

 

Baca lebih lanjut

DZIKRUL MAUT (MENANTIKAN KEMATIAN KHUSNUL KHOTIMAH)

Di Depan Gerbang Kematian

Mengetahui Tanda-tanda Husnul Khatimah Saat Kematian

Gambar

Meninggalkan dunia yang fana ini dalam keadaan husnul khatimah merupakan dambaan setiap insan yang beriman, karena hal itu sebagai bisyarah, kabar gembira dengan kebaikan untuknya. Al-Imam Al-Albani rahimahullahu menyebutkan beberapa tanda husnul khatimah dalam kitabnya yang sangat bernilai Ahkamul Jana`iz wa Bida’uha.

Berikut ini kami nukilkan secara ringkas untuk pembaca yang mulia, disertai harapan dan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar kita termasuk orang-orang yang mendapatkan husnul khatimah dengan keutamaan dan kemurahan dari-Nya. Amin!

Pertama: mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal, dengan dalil hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia menyampaikan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ ia akan masuk surga.” (HR. Al-Hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan1)

Baca lebih lanjut

7 Indikator Kebahagiaan Dunia

Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia

Gambar

 

Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas

telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi’in (generasi sesdh wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jwb Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :

Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.

Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu :

“Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita”. Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap “bandel” dengan terus bersyukur mk Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.

Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

 

Baca lebih lanjut

Pemahaman Salafush sholeh

Gambar


Yang Dimaksud dengan Salafush Shalih

a. Etimologi (secara bahasa):

Ibnul Faris berkata, “Huruf sin, lam, dan fa’ adalah pokok yang menunjukkan ‘makna terdahulu’. Termasuk salaf dalam hal ini adalah ‘orang-orang yang telah lampau’, dan arti dari ‘al-qoumu as-salaafu’ artinya mereka yang telah terdahulu.” (Mu’jam Maqayisil Lughah: 3/95)

b. Terminologi (secara istilah)

Ada beberapa pendapat dari para ulama dalam mengartikan istilah “Salaf” dan terhadap siapa kata itu sesuai untuk diberikan. Pendapat tersebut terbagi menjadi 4 perkataan :

  1. Di antara para ulama ada yang membatasi makna Salaf yaitu hanya para Sahabat Nabi saja.
  2. Di antara mereka ada juga yang berpendapat bahwa Salaf adalah para Sahabat Nabi dan Tabi’in (orang yang berguru kepada Sahabat).
  3. Dan di antara mereka ada juga yang berkata bahwa Salaf adalah mereka adalah para Sahabat Nabi, Tabi’in, dan Tabi’ut Tabi’in. (Luzumul Jama’ah (hal: 276-277)). Dan pendapat yang benar dan masyhur, yang mana sebagian besar ulama ahlussunnah berpendapat adalah pendapat ketiga ini.
  4. Yang dimaksud Salaf dari sisi waktu adalah masa utama selama tiga kurun waktu/periode yang telah diberi persaksian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam. Mereka itulah yang berada di tiga kurun/periode, yaitu para sahabat, Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in.

Baca lebih lanjut

Hidayah Allah SWT

Hidayah Allah

Kajian Muslimah Weblog

Pemateri: Ummu Faiz
Tanggal: 17 Maret 2008

  • Materi

Bismillahirrahmanir rahim

Hidayah Allah SWT

(sumber : Kuliah Aqidah Islam. Drs. Yunahar Ilyas, Lc.)

Kata Al Hidayah di dalam Al Quran mempunyai dua pengertian :

  1. Ad-dilalah wal-irsyad (menunjuki dan membimbing) misal dalam QS Fushshilat:17 :

“Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) daripada petunjuk, maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan”

2.Idkhalul iman ilal qalb (memasukkan iman ke dalam hati, atau menjadikan seseorang beriman). Misalnya firam Allah dalam QS Al Qashash : 56 :

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki- Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.”

Lihat pos aslinya 1.504 kata lagi

Motto Hidup dari Al-Qur’an

MOTTO HIDUP YANG ISLAMI

Learn to Be A True Muslimah

Bismillah..

Jika kita menjadikan motto dari ayat al-Qur’an, maka kita juga tahu teks arabnya.. karena rasa bahasa dari lafadz-lafadz al-qur’an dan terjemahnya itu berbeda. Selain itu, sebaiknya kita juga tidak hanya menganggapnya sebagai suatu ayat yang berdiri sendiri atau suatu penggalan ayat saja, tapi dilihat juga makna yang dimaksud dalam ayat, hikmah yang terkandung di dalamnya, hubungannya dengan ayat2 sebelum/sesudahnya ataupun ayat lain dalam al-Qur’an.

Berikut ini sebagian kecil dari ayat2 al-Qur’an yang barangkali bisa dijadikan motto hidup. Semoga bermanfaat.

A. TAQWA

1. Bertawakwalah pada Allah agar mendapat ilmu

“Wattaqullaah wa yu’allimukumullaah, wallaahu bikulli syai-in ‘aliim.”

“Bertakwalah pada Allah maka Allah akan mengajarimu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” Ayat ini merupakan ujung dari ayat terpanjang di dalam al-Qur’an, yaitu Surat Al-Baqarah ayat 282. Salah satu kunci mendapatkan ilmu adalah: TAQWA.

2. Allah cinta orang yang takwa

“Innallaaha yuhibbul muttaqiin.”

“Sesungguhnya Allah menyukai/mencintai orang-orang yang bertakwa”. Ayat ini terdapat dalam…

Lihat pos aslinya 1.418 kata lagi